Minggu, 21 Maret 2010

cara mengenali potensi dari multiple intelegency logic

Sebenarnya tidak tepat istilah bodoh dan pintar, yang lebih tepat sebenarnya adalah orang orang yang menonjol dibidangnya, sesuai dengan potensinya“, saya sempat mengatakan ini ketika saya –jagongan/mertamu– ke tempat kawan kawan di cileungsi kemarin, tepat tanggal 1 januari 2009, sekitar jam 11 siang, maklum kami semua bapak bapak, jadilah salah satu topic pembicaraan kami tentang anak anak kami. Mulai dari kecerdasan, potensi leadership yang mulai terlihat, kenakalan–atau saya menyebutnya cara anak untuk menarik perhatian dan berbeda –, cara mendidik dan sebagainya.

Baik, saya ingin berbagi pandangan saya tentang kecerdasan, tentang intelligence. Kenapa saya bisa bilang bahwa pada dasarnya tidak ada anak pintar dan bodoh, yang ada adalah anak yang menonjol pada karakter dan potensi kecerdasannya masing masing. Ada Albert Einstein yang sangat logis dan matematis, ada Bethoven yang sangat musical, ada Ronaldo yang sangat bodikal kinestetis, ada MichaelAngelo yang sangat visual/natural, semuanya menonjol dalam bidang masing masing, tidak mudah kita menjustifikasi bahwa Sthepen Hawking lebih cerdas dari Beckham, atau Bill Gates yang tidak pernah lulus itu lebih cerdas dari Megawati. Semuanya cerdas dalam bidangnya masing masing, tentu saja jika kita sepakat bahwa kecerdasan tidak diukur dari IQ. Atau kita tidak mengukurnya –hanya– dari kemampuan otak kiri, logikal matematikal semata.

Kecerdasan, sebagaimana dikemukakan oleh Howard Gartner dalam teori Multiple Intelligence, bukanlah sesuatu yang bersifat tetap, kecerdasan merupakan kumpulan kemampuan atau ketrampilan yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan, kemampuan untuk memecahkan suatu masalah, ability to create or offering a valuable services dalam suatu kebudayaan masyarakat. Singkatnya, semua kemampuan yang bisa menciptakan nilai baru–value–, memnerikan jalan keluar untuk memecahkan masalah dan berguna bagi masyarakat adalah sebuah kecerdasan ! Apapun itu, apakah berguna karena daya pikat seni, sastra, kemampuan analisa, ekspertis on mathematic, physic, astronomi, kesehatan, olahraga , whatever it is !!

Bulan November 2008 yang lalu, saya meminta 38 orang team saya untuk melakukan multiple intelligence test , dan hasilnya saya consolidate dalam archive folder saya, objective saya sederhana, dengan mengetahui potensi kecerdasan tiap orang, paling tidak saya bisa memetakan potensi tiap orang dan mapping to their matched function. Mengetahui potensi kecerdasan juga akan membantu saya dalam melakukan personal approach terhadap mereka. Anda tahu kan ? people is the most potential and is the primary asset compare to process and technology. Sebagus apapun kita membuat dan membakukan sebuah proses, sehebat apapun tekhnologi yang kita adopsi, tetap saja hanya akan efektif jika the people behind it is the appropriate people !!, itulah kenapa saya merasa perlu untuk meminta ke-38 team saya untuk melakukan test tersebut.

Lebih lanjut tentang Multiple Intelligence yang being developed and founded tahun 1983, Howard Gardner memberikan 7 klasifikasi tentang jenis jenis kecerdasan, yaitu :

* Logical-Matematical
[Sthephen Hawking, Isaac Newton]
Abstract thinker, abstract logic dan sangat reasonable, punya kemampuan yang sangat baik dalam hal menganalisa dan melakukan investigasi, maupun research. Sangat mudah melakukan perhitungan matematika di kepalanya, jagoan dalam strategy games, have a “mind like computer” !!, sangat berpotensi dan pas untuk menjadi scientist, mathmematician, pengacara, jaksa, financial planner, programmer dan researcher. Istri saya punya skor 95% dalam kecerdasan ini, no wonder, she is very logic !!

Selasa, 16 Februari 2010

Dampak positip dan negatip HP

Dampak Positif
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.

Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak :
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah? Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.

2. Efek radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen.

3. Rawan terhadap tindak kejahatan.
Ingat, pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat.

4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
Jika tidak ada kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.

5. Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan yang saja.

Selasa, 09 Februari 2010

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF

Facebook, mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Ya, facebook adalah salah satu situs jejaring sosial yang sangat digemari masyarakat saat ini. Mulai dari anak - anak sampai orang tua, siswa sampai mahasiswa, tukang bakso sampai direktur utama, pedangang kecil sampai pengusaha, dan sebagainya. Dan sudah sewajarnya, setiap teknologi baru, apapun bentuknya, pasti mempunyai dampak positif dan negatif. Begitu juga dengan facebook, punya dampak positif dan negatif juga. Berikut ini beberapa dampak positif dan negatif dari penggunaan facebook menurut pengamatanku :
Dampak Positif :
Mempererat silaturahmi
Ya, mungkin ini adalah kegunaan dari facebook yang paling bisa kita rasakan. Bahkan dengan facebook, kita bisa menemukan kembali orang - orang yang pernah kita kenal di masa lalu.
Mengetahui potensi diri
Dalam facebook banyak terdapat kuis yang bermanfaat untuk mengetahui lebih banyak tentang siapa sih kita sebenarnya. Namun, kita juga harus tetap waspada, sebagian kuis yang terdapat dalam facebook mengandung unsur - unsur ramalan, dan sudah tentu anda paham bahwa percaya pada ramalan merupakan sebuah kesyirikan, dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah ta'ala :D.
Tempat curhat
Hmmm, yang ini mungkin bisa juga, kalau kita lagi dapet masalah, kita tinggal mengupdate status facebook kita dengan masalah yang sedang kita hadapi, ntar kalau ada orang yang peduli, pasti orang tersebut bakal memberi komen yang isinya mungkin cuma sekedar memberi semangat atau bahkan memberikan alternatif untuk menyelesaikan masalah. Tapi tempat curhat terbaik tetap, Allah swt, yang bisa menunjukkan jalan keluar atas setiap masalah yang kita hadapi. Betul ??? hehe.